Karena itu, ia menegaskan pentingnya peran keluarga, tokoh agama, lembaga pendidikan, dan lingkungan masyarakat dalam menjaga serta membimbing generasi muda.
Bupati fadhil juga mengingatkan para orang tua untuk memperhatikan aktivitas anak-anak mereka, termasuk dengan siapa mereka bergaul, ke mana mereka pergi setelah pulang sekolah, dan membiasakan mereka untuk segera kembali ke rumah.
Selain itu, ia menekankan pentingnya membangun kebiasaan positif sejak dini melalui ibadah, membaca Al-Qur’an, dan pendidikan akhlak yang berkelanjutan.
“Anak-anak kita harus dijaga. Sholat dan mengaji harus terus dibiasakan. Orang tua harus hadir dalam kehidupan anak-anaknya,” pesannya.
Tak hanya itu, Bupati juga mengajak para pengurus pondok pesantren untuk terus menjaga kualitas pembinaan dan akhlak para santri. Menurutnya, lembaga pendidikan keagamaan memiliki peran strategis dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.