Namun Vahrial menampik ketika ditanya JPU apakah menerima uang sebesar Rp 1 miliar dan Rp 150 juta dari Rudi Wage.
"Apakah saksi menerima koper berisi uang Rp 1 miliar dari Rudi Wage,"cecar JPU.
Tidak ada,"jawab Saksi Vahrial singkat.
Apakah saksi juga pernah menerima uang sebesar Rp 150 juta,"ujar JPU lagi
Tidak ada,"jawab Vahrial lagi.
Selanjutnya, Vahrial mengakui awalnya tidak mengetahui adanya barang yang tidak sesuai dengan spesifikasi yang dikirim ke sekolah. Juga terhadap adanya permasalahan lainnya seperti telat bayar, denda yang tertera dalam laporan BPK.
"Saya tidak tahu adanya masalah. Tidak pernah dilaporkan ke saya. Tahunya pas ada laporan BPK. Masalah denda dan telat bayar,"
Vahrial juga mengakui adanya beberapa pertemuan dengan Rudi Wage dan beberapa pihak seperti yang diungkapkan di persidangan sebelumnya. Seperti pertemuan di rumah pribadi saksi Vahrial maupun pertemuan di beberapa cafe.