Batang Hari, JAMBIVIRAL .COM - Aktivitas pengeboran minyak tanpa izin alias ilegal drilling di wilayah Kabupaten Batang Hari, Provinsi Jambi semakin mengkhawatirkan.
Pasalnya Praktik ilegal ini semakin masif hingga merambah kawasan lindung dan wilayah kerja perusahaan resmi.
Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa waktu lalu Selasa 31 Maret 2026, aktivitas ini terpusat di Desa Pompa Air dan Desa Bungku, Kecamatan Bajubang Kabupaten Batanghari Hari
Mirisnya, para pelaku kini nekat merambah kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) yang merupakan hutan negara yang seharusnya dilindungi.
Meski modus yang sering digunakan adalah menggarap kembali sumur tua, fakta di lapangan menunjukkan hal berbeda. Para penambang non-profesional ini justru membuka lubang-lubang bor baru secara ilegal di dalam Wilayah Kerja Pertamina (WKP).
Jejak-jejak kerusakan terlihat nyata dengan adanya lubang bor liar yang tersebar di banyak titik, kolam penampungan minyak darurat yang terbuka hingga lahan gundul akibat pembukaan akses alat berat. Kerusakan Lingkungan Sedikitnya mencatat puluhan hektar lahan berdampak kerusakan lingkungan yang sangat serius.